Artikel Terbaru
hosting murah

Ilmu Sharaf

Bahasa Arab adalah qowaa ‘idu yu’ rofu bihhaa shiyaghul kalimaatil ‘arobiyyati wa ahwaa luhhaa hiina ifroodi hhaa wa hiina tar kiibi hhaa , yaitu kaidah-kaidah untuk mengetahui bentuk kata-kata Bahasa arab serta keadaannya dalam bentuk tunggal maupun dalam susunan kalimat (qowaidul lughotil arobiyyah hal-6).
Ilmu nahwu dan shorof itu mencakup keseluruhan dari Bahasa Arab.
Ilmu nahwu membahas susunan dan kondisi kalimat.
Ilmu shorof membahas perubahan kata dari satu bentuk ke bentuk yang lain.

1 Unsur Penyusun Kalimat
Kalimat ialah susunan dari beberapa kata yang memiliki makna. Pada Bahasa arab seluruh kata yang ada dapat dikelompokkan menjadi 3 bagian, yaitu fi ‘il (kata kerja), isim (kata benda), harf (huruf).

1.1 Al fi’ lu atau fi ‘il (اڶڧعل)
Memiliki makna perbuatan atau kata kerja.
ia adalah kata yang menunjukkan suatu makna berkaitan pada zatnya dan waktu. Fi ‘il terbagi menjadi tiga bagian yaitu fi ‘il maadhy, fi ‘il mudhoori’ , fi ‘il amr.

1.1.1 Fi ‘il Maadhy
Kata kerja lampau memiliki makna telah melakukan sesuatu contohnya jalasa (telah duduk), kataba (telah menulis).

1.1.2 Fi ‘il Mudhoori’
Kata kerja memiliki makna sedang melakukan contohnya yaktubu (sedang menulis), yajlisu (sedang duduk).

1.1.3 Fi ‘il amr
Kata kerja memiliki makna memerintah atau perintah contohnya uktub (tulislah), ijlis (duduklah).

1.1.4 Tanda-tanda Fi ‘il
1.1.4.1 Didahului huruf qod قد, sa س, sawfa سوف
1.1.4.2 Diakhiri ta ta’-nits ت

1.1.5 Kelompok fi ‘il
1.1.5.1 Kebutuhan objek yaitu fi ‘il muta ‘addy (transitif) contohnya nashoro (menolong), nazhoro (melihat).
1.1.5.2 Tidak butuh objek yaitu fi ‘il lazim (intransitive) contohnya dza-hhaba (pergi), jalasa (duduk).
1.1.5.3 Huruf penyusunnya yang terbebas dari tiga (3) huruf ‘illat yakni alif, waw dan ya yaitu fi ‘il shahih. Contohnya fa ‘ala, dza-hhaba.
1.1.5.4 Huruf penyusunnya mengandung salah satu dari tiga (3) huruf ‘illat yakni alif, waw, dan ya yaitu fi ‘il mu’ tal, ia memliki tashrif yang lebih rumit dibandingkan dengan fi ‘il shahih. Contohnya shoo ro (menjadi), ro maa (melempar) , khosyi-ya (takut).

Sumber :
Ilmu Sharaf Untuk Pemula
Abu Razin dan Ummu Razin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *